KERAGAMAN HAYATI HARAPAN RAINFOREST 2009:
KERAGAMAN JENIS AMFIBI DAN REPTIL DI KAWASAN HARAPAN RAINFOREST
M Jeri Imansyah (m.jeri@harapanrainforest.org)
Ringkasan
Hutan hujan dataran rendah Sumatra merupakan habitat yang kaya akan keragaman biologinya, sekaligus juga merupakan habitat yang sangat terancam di muka bumi ini. Dari sekitar 16 juta hektar hutan Sumatra pada tahun 1900, kini hanya tersisa 500,000 ha saja. Harapan Rainforest, merupakan serpihan hutan hujan tropis di Sumatra yang tersisa, meliputi kawasan seluas 98.555 ha hutan di perbatasan provinsi Jambi dan Sumatra Selatan baik yang masih utuh maupun yang telah mengalami pembalakan. Sekitar 36% dari kawasan ini merupakan hutan dengan tipe hutan sekunder tinggi, 15% hutan sekunder sedang, 41% merupakan hutan sekunder rendah, dan 8% adalah lahan terbuka. Saat ini kawasan Hutan Harapan Harapan Rainforest dalam pengelolaan Unit Majemen Harapan Rainforest untuk kegiatan restorasi ekosistem dengan tujuan mengembalikan kepada keadaan menjadi seperti semula.
Survey amfibi dan reptil di Harapan Rainforest dilakukan setiap bulan sepanjang tahun 2009, kecuali bulan Juli hingga September menggunakan tiga metode survey yang biasa digunakan, yaitu pencarian secara acak (opportunistic searching), metode transek (1.4 km) dan plot (20 m X 20 m). Sebelumnya Mistar (2003) menggunakan metode Visual Encounter Survey-Night Stream, penulusuran transek sepanjang 1.5 km dan pencarian secara acak.
Dengan menggabungkan hasil survey pada tahun 2003 dan 2009, tercatat 29 jenis amfibi dan 45 jenis reptiledi Harapan Rainforest, termasuk 5 jenis Amfibi dan 15 jenis reptile yang baru tercatat (Tabel 1). Jenis amfibi yang paling sering dijumpai adalah Fejerfarya cancricova, Fejerfarya limnocharis, Hylarana nicobariensis, dan Racophorus appendiculatus. Sedangkan jenis reptil yang paling umum dijumpai adalah Gecko smithii, Mabuya multifasciata dan Varanus salvator. Selain itu, di daerah camp utama Harapan Rainforest hingga daerah BPDAS banyak dijumpai (Naja sumatrana, Ophiophagus hannah, dan Pyton reticulates.
Dari keseluruhan jenis-jenis amfibi dan reptil tersebut berdasarkan kategori keterancampunahan menurut IUCN terdapat empat jenis amfibi yang dikategorikan Mendekati Terancam Punah (Near Threatened), yaitu Pelophrine signata, Limnonectes blythii, Limnonectes malesiana, dan Occidozyga baluensis, dan satu jenis reptile yang dikategorikan Terancam Punah (Endangered), yaitu Heosemis spinosa (Tabel 1). Enam jenis reptil juga termasuk dalam Appendix II CITES, yaitu Pyton reticulatus, Ophiophagus Hannah, Heosemys spinosa, Varanus dumerili, dan Varanus salvator (Tabel 1) . Sedangkan untuk amfibi tidak terdapat satu jenis pun yang masuk appendix CITES. Dari sisi perlindungan hukum berdasar PP no 7 tahun 1999, tidak satu jenis pun baik amfibi maupun reptile yang terdapat di dalam kawasan Harapan Rainforest terdaftar dalam lampiran PP tersebut.
Ancaman terhadap jenis-jenis reptile dan amfibi di dalam kawasan Harapan Rainforest adalah masih terjadinya aktivitias illegal logging dalam skala kecil di sepanjang sungai Kapas dan SPAS, ancaman ini terutama terjadi saat musim hujan berlangsung. Meski terjadi secara sporadis dan kecil-kecilan, namun karena sensitifitas amfibi dan reptile terhadap perubahan sekecil apapun terhadap lingkungan, hal ini dapat menjadi ancaman serius bagi konservasi amfibi dan reptil di Harapan Rainforest. Selama survey tidak ditemukan adanya tanda-tanda pemanenan jenis-jenis amfibi dan reptile.
Daftar Jenis Amfibi
|
Phrynoidis asper |
|
Ingerophrynus divergens |
|
Ingerophrynus quadriporcatus |
|
Duttaphrynus melanostictus |
|
Ingerophrynus parvus |
|
Pelophryne signata |
|
Kalophrynus pleurostigma |
|
Microhyla palmipes |
|
Kaloula baleata |
|
Fejervarya cancrivora |
|
Fejervarya limnocharis |
|
Limnonectes blythii |
|
Limnonectes malesiana |
|
Occidozyga baluensis |
|
Occidozyga sumatrana |
|
Occidozyga laevis |
|
Hylarana chalconota |
|
Hylarana erythraea |
|
Hylarana glandulosa |
|
Odorana hosii |
|
Hylarana nicobariensis |
|
Hylarana picturata |
|
Hylarana signata |
|
Hylarana siberu |
|
Hylarana baramica |
|
Polypedates colletii |
|
Polypedates leucomystax |
|
Polypedates macrotis |
|
Rachoporus appendiculatus |
Daftar Jenis Reptil
|
Pyton reticulatus |
|
Cylindrophis ruffus |
|
Achrochordus javanicus |
|
Naja Sumatrana |
|
Ophiophagus hannah |
|
Xenochrophis trianguligera |
|
Xenodermus javanicus |
|
Olygodon dorsalis |
|
Oligodon signatus |
|
Psammodynastes pictus |
|
Lycodon subcintus |
|
Chryopelea ornata |
|
Dryophiops rubescence |
|
Ahaetulla mycterizans |
|
Ahaetulla prasina |
|
Dendrelaphis caudolineatus |
|
Dendrelaphis striatus |
|
Sibynophis melanochephalus |
|
Boiga jaspidea |
|
Boiga dendrophila |
|
Maticora bivirgata |
|
Macrophistodon rhodomelas |
|
Hemiydactylus frenatus |
|
Cyrtodactylus quadrilineatus |
|
Cyrtodactylus quadrivirgatus |
|
Cyrtodactylus lateralis |
|
Gecko smithi |
|
Takydromus sexlineatus |
|
Mabuya multifasciata |
|
Mabuya macularia |
|
Lygosoma bowringii |
|
Lipinia vitigera |
|
Spenomorphus stellatus |
|
Gonocephalus chamaleontinus |
|
Gonocephalus sumatranus |
|
Bronchocela cristatella |
|
Aphaniotus fuscus |
|
Draco melanopogon |
|
Draco volans |
|
Heosemys spinosa |
|
Heosemys grandis |
|
Cyclemis dentata |
|
Typhlops sp |
|
Varanus dumerili |
|
Varanus salvator |
|
Phrynoidis asper |
|
Ingerophrynus divergens |
|
Ingerophrynus quadriporcatus |
|
Duttaphrynus melanostictus |
|
Ingerophrynus parvus |
|
Pelophryne signata |
|
Kalophrynus pleurostigma |
|
Microhyla palmipes |
|
Kaloula baleata |
|
Fejervarya cancrivora |
|
Fejervarya limnocharis |
|
Limnonectes blythii |
|
Limnonectes malesiana |
|
Occidozyga baluensis |
|
Occidozyga sumatrana |
|
Occidozyga laevis |
|
Hylarana chalconota |
|
Hylarana erythraea |
|
Hylarana glandulosa |
|
Odorana hosii |
|
Hylarana nicobariensis |
|
Hylarana picturata |
|
Hylarana signata |
|
Hylarana siberu |
|
Hylarana baramica |
|
Polypedates colletii |
|
Polypedates leucomystax |
|
Polypedates macrotis |
|
Rachoporus appendiculatus |
